Artikel

Artikel

Strategi Fresh Graduate: Lebih dari Sekadar Mengirim Lamaran

18
Apr


Jika saya adalah seorang fresh graduate (FG) hari ini, tentu saya akan merasakan kemudahan yang tak tersedia 27 tahun yang lalu. Ketika saya memulai karier sebagai staf keuangan, mencari pekerjaan tidak semudah saat ini.

Dulu, saya harus membeli koran, menulis surat lamaran, dan mengirimkannya melalui pos, yang memakan waktu dan biaya cukup besar. Namun, meskipun sekarang teknologi memudahkan proses pelamaran kerja, saya tidak akan hanya fokus pada mengirim lamaran saja.

Pengalaman saya mengajarkan bahwa peluang dipanggil untuk wawancara sangat kecil, karena banyak lowongan kerja hanya formalitas. Hal yang sama terjadi 25 tahun lalu saat saya melamar pekerjaan melalui iklan di koran.

Namun, keberhasilan saya mendapatkan pekerjaan di perusahaan multinasional bukan karena lamaran formal, melainkan berkat koneksi alumni kampus dan relasi profesional yang saya bangun melalui kegiatan sukarela. Senior saya di kampus, yang kebetulan manajer keuangan di perusahaan tersebut, merekomendasikan saya karena sudah mengenal saya sejak masa kuliah.

Bagi fresh graduate, membangun jaringan adalah hal penting. Jangan hanya mengandalkan lamaran kerja yang dikirimkan, tetapi aktiflah menjalin hubungan dengan profesional melalui kegiatan volunteer atau magang.

Lakukan dengan penuh kesungguhan, karena itulah kesempatan untuk dinilai dan mungkin mendapatkan rekomendasi yang membuka pintu karier impian. Banyak fresh graduate yang meremehkan magang atau kegiatan sukarela hanya karena gajinya kecil, padahal di situlah peluang besar bisa ditemukan. ( https://www.linkedin.com/in/abdulghoni/ )